Hukum Shalat Dengan Pakaian Basah Karena Kehujanan?

| |

Bagaimana hukumnya jika salat di masjid dengan pakaian basah karena kehujanan?

Shalat merupakan bentuk komunikasi hamba dengan Allah SWT secara langsung. Karenanya, harus ada persyaratan-persyaratan yang mesti dipenuhi sebelum menjalakan shalat.

Setidaknya, ada lima syarat yang harus dipenuhi sebelum masuk ke dalam shalat, yaitu:

  • Sucinya anggota badan, baik dari hadas maupun najis
  • Menutup aurat dengan pakaian yang suci
  • Wudhu di tempat yang suci
  • Mengetahui waktu masuknya salat
  • Menghadap kiblat.

“Dan syarat-syarat shalat sebelum masuk di dalamnya ada lima, yaitu sucinya anggota badan dari hadas dan najis, menutup aurat dengan pakaian yang suci, wukuf di atas tempat yang suci, mengetahui waktu masuknya salat, dan menghadap kiblat.”

(Abu asy-Syuja, al-Ghayah wa at-Taqrib, Bairut-‘AIam al-Kutub, h. 8)

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sepanjang syarat-syarat tersebut dipenuhi maka salatnya dihukumi sah, baik orang yang shalat itu mengunakan baju yang basah kuyup karena kehujanan atau tidak.

Dan jika memungkinan untuk mengganti pakaian, sebaiknya ganti dengan pakaian yang kering dan suci sekaligus bersih. Namun jika tidak, maka salat dengan pakaian yang basah itu juga sah.

Previous

Apakah Syahadat Di Dalam Shalat Menjaga Kita Dari Kekufuran?

Bagaimana Hukum Menahan Kentut Ketika Shalat?

Next

Tinggalkan komentar